Senin, 25 Januari 2010
Ini dia game di facebook yang sedang booming di kalangan teman-teman saya, saling adu leveling antar teman dan yang terpenting tanpa perlu add neighbor atau sejenisnya seperti game-game lain di facebook, jika ada teman anda yang juga bermain ninja saga maka akan secara otomatis akan tampil di recruit friends. Karakternya seperti dalam cerita manga naruto. Kamu akan menjalankan setiap misi yang diberi oleh hokage. Jika anda tidak memiliki emblem maka anda hanya bisa mempelajari 2 elemen ninjutsu (ada 5 elemen pada game ini, api, air, tanah, petir, dan angin). Contohnya saya memiliki 2 elemen, api dan petir, sasuke banget pokoknya. Selain memiliki ninjutsu, kamu juga bisa mempelajari taijutsu dan genjutsu, genjutsu penting nih untuk ujian chunin.
Di game ninja saga kamu juga bisa tanding satu lawan satu secara online baik dengan teman kamu (kalau untung-untungan) atau dengan orang yang tidak kamu kenal sekalipun di live pvp, saya jarang ikut live pvp karena ninja saya masih ucup alias cupu :P . Pada saat misi, jika kamu kesulitan menyelesaikan misi tersebut, kamu bisa membawa teman ke dalam misi itu dengan membayar beberapa gold sesuai dengan level teman yang kamu ajak.
Ketika character yang saya buat telah mencapai level 20, maka kamu harus bersiap-siap menghadapi ujian chunin. Ujian pertama yaitu ujian tulis, bagian kedua kamu harus mengumpulkan buah scroll, dan bagian ketiga kamu harus satu lawan satu dengan lok li, shina, satu lagi lupa (karakter nya kiba dan akamaru deh pokoknya), bagian keempat kamu melawan tim dari negara pasir seperti kara, kanku, dan sukuri (karakternya gaara dan kawan-kawan di naruto), ini bagian ujian chunin yang paling susah karena kara bisa stun 2 kali, kalau bisa siapkan healing scroll yang banyak he he he. Dan bagian terakhir di part 5 kamu tenang saja, musuhnya memang dahsyat tapi kamu dibantu oleh 2 ninja yang sudah level 70. Dan kalau sudah melewati bagian itu semua, kamu dipromosikan jadi chunin deh.
Chunin :D
Kalau sudah jadi chunin kamu bisa beli pet seharga 100000 gold, memang mahal tapi bisa bantu-bantu kamu dalam misi kok, kalau level pet kamu sudah tinggi he he he, kalau belum ya jangan banyak berharap dulu.
Selamat bermain.
Situs resmi :
http://www.ninjasaga.com
Game di facebook :
http://apps.facebook.com/ninjasaga
Untuk sementara saya stciky, karena belakangan ini pihak NS sering sekali melakukan update, apalagi yang saya tunggu mengenai Clan. So selamat ber-NS ria
Kamis, 18 Juni 2009

[Review Film] Night at the Museum: Battle of the Smithsonian
27 Mei 2009 oleh casrudi
Night at the Museum-Battle of the SmithsonianSudah nonton film yang berjudul Night at the Museum: Battle of the Smithsonian? Jika belum saya coba share setelah kemarin malam saya menontonnya.
Night at the Museum: Battle of the Smithsonian 2009 adalah film komedi bergaya Amerika dan merupakan kelanjutan dari Night at the Museum yang pertama. Film ini dibintangi Ben Stiller, Robin Williams, Amy Adams, dan Owen Wilson. Di Indonesia mulai direlease tanggal 22 Mei 2009.
Kocak, itu kata paling tepat untuk menggambarkan kisah film yang bergenre komedi ini. Buat hiburan penghilang penat lumayan bisa diandalkan. Sejak awal film ini menyuguhkan adegan-adegan yang jauh dari realita, seperti dua manusia mini, si koboi Jedediah Smith (Owen Wilson) dan Octavius (Teve Coogan).
Ide film ini mejelaskan apa yang akan terjadi apabila benda-benda yang ada di dalam museum itu hidup. Berawal dari semua koleksi Museum of National History di New York (yang kita lihat di film pertama) akan dipindahkan ke Museum Smithsonian di Washington. Masalahnya, tablet yang menyebabkan benda-benda museum itu bisa hidup ikut terbawa ke Washington. Pada akhirnya seluruh isi Museum Smithsonian menjadi hidup. Museum Smithsonian di Washington dihuni oleh benda-benda bersejarah seperti rangka Dinosourus, patung Teddy Roosevelt presiden ke-26 AS beserta kudanya, patung Napoleon Bonaparte, Al Capone’s, Kaisar China, sampai patung-patung tentara romawi jaman dahulu.
Dialog Larry Daley & Napoleon Bonaparte
Di tengah cerita terjadi kegaduhan antar penghuni museum yang dihidupkan oleh batu ajaib (tablet). Pembawaan sifat asli masing-masing karakter semasa hidupnya tidak ada yang berubah. Seperti Kahmunrah (Hank Azaria) tetap dengan kecongkakannya. Kahmunrah digambarkan sebaga Firaun jahat yang mencoba merebut tablet yang bisa membuka pintu neraka yang ada di Museum tersebut. Dia bersekutu dengan Napoleon, Al Capone’s, dan Kaisar China untuk dapat merebut tablet dari tangan Larry Daley (Ben Stiller). Bersama gengnya Kahmunrah bertindak tidak ramah terhadap sesama penghuni museum. Sikap ini memaksa Ben Stiller bersusah payah mencari rahasia kombinasi tablet untuk menyelamatkan Jedediah Smith, si koboi mini yang ditawan oleh Kahmunrah. Catatan untuk Kahmurah, walaupun dia didaulat untuk bertampang sangar, khas raja Fir’aun yang bertampang bengis, di beberapa momen diselipkan dialog dan mimik muka khas banci. Adegan ini sungguh memancing tawa penonton.
Hampir seluruh adegan menampilkan kisah perdebatan seru dan lucu antara Larry Daley melawan Kahmunrah si Firaun jahat beserta gengnya. Adegan lucu lainnya saat Ben Stiller terpaksa masuk ke dalam lukisan yang bernuansa tahun 1945 untuk melarikan diri dari kejaran tentara Firaun, dimana disana Ben Stiller tidak sengaja meninggalkan handphonenya yang akhirnya ditemukan oleh salah seorang pelaut yang bernama Joey Motorola. Selain itu patung presiden terbesar Abraham Lincoln yang sedang duduk di depan kolam Nasional Park tak kalah seru membantu perjuangan Ben Stiller.
Ben Stiller as Larry Daley
Disela keributan dan komedi lucu, diselipkan beberapa adegan romantis diiringi cupid-cupid nakal pengganggu antara Ben Stiller dengan Emilia Earhart (Amy Adams). Emilia Earhart adalah seorang penerbang wanita yang menghilang secara misterius di tahun 1937 saat akan melakukan penerbangan melintasi samudera atlantik. Sampai saat ini, tak ada yang tahu, apa yang sebenarnya terjadi pada Emilia. Dia lenyap bagaikan ditelan bumi. Muncul di film ini sebagai partner Larry Daley yang berstatus sebagai penjaga museum dan mengalami petualangan semalam yang menakjubkan.
Ami Adams as Emilia Eanheart
Film ini masih memiliki cita rasa yang sama dengan kisah sebelumnya, itu artinya bersiaplah terbahak-bahak melihat aksi komedi slapstick Ben Stiller lengkap dengan parodi-parodi konyol yang tadinya tidak ada pada Night at the Museum. Untuk masalah akting, semua pemain bisa membawa suasana dan menunjukkan mimik yang sangat pas dengan dialog. Apalagi film ini memiliki genre komedi, sehingga para pemerannya harus bisa berakting sambil tetap melucu.
Selamat menonton…
Wassalam….
Rabu, 17 Juni 2009
'TERMINATOR SALVATION', Saat Robot Ingin Menguasai Dunia
Kamis, 28 Mei 2009 09:13
KapanLagi.com - Pemain: James Cameron, Gale Anne Hurd, Christian Bale, Sam Worthington, Anton Yelchin, Bryce Dallas Howard, Moon Bloodgood, Common, Helena Bonham Carter
Oleh: Fatchur Rochim
John Connor (Christian Bale) adalah manusia yang ditakdirkan untuk memimpin sisa-sisa manusia yang memberontak terhadap Skynet dan pasukan Terminator-nya. John bersama para kaum Resistance kemudian merencanakan untuk menghancurkan Skynet dalam usaha mengembalikan manusia sebagai pemimpin di muka bumi.
Dalam persiapan penghancuran Skynet inilah kemudian muncul seorang pria bernama Marcus Wright. Marcus kehilangan ingatannya dan tak tahu dari mana ia berasal. Yang ada dalam ingatannya hanyalah saat dirinya berada dalam eksekusi. Sebenarnya Marcus adalah manusia yang telah diubah menjadi robot setelah ia sendiri dieksekusi satu tahun sebelumnya.
Di saat yang hampir bersamaan dengan rencana kaum Resistance untuk meruntuhkan Skynet, para robot ternyata juga punya rencana untuk membunuh para pemimpin Resistance. Nama John Connor ada dalam daftar Skynet namun John tak mengerti kenapa nama Kyle Reese (Anton Yelchin) juga ada dalam daftar eksekusi tersebut. Menurut John, Kyle terlalu muda untuk dianggap sebagai ancaman buat Skynet.
Hanya gara-gara Christian Bale menolak peran utama dan bersikeras hanya mau memerankan karakter John Connor maka naskah film yang sudah jadi terpaksa harus disusun ulang. Untungnya kerja keras ini tak terlalu buruk karena tak terlihat kesan bahwa Bale hanya sekedar 'tempelan' dalam film ini. Namun kabarnya McG, sang sutradara harus memangkas sekitar 40 menit durasi film sebelum akhirnya TERMINATOR SALVATION bisa disajikan sebagai sebuah tontonan.
Pemotongan ini bisa dimaksudkan sebagai 'penyesuaian' namun bisa juga dilihat sebagai pertanda ketidakpuasan sang sutradara pada hasil akhir syuting. Yang jelas pada beberapa bagian memang terlihat bahwa ritme film secara keseluruhan sepertinya tak tertata rapi. Ini diperburuk lagi dengan beberapa special effect yang berkesan cheap. Tapi secara keseluruhan dari keempat film TERMINATOR yang satu ini lebih berkesan kelam.
Soal akting, nama Christian Bale mungkin tak perlu lagi diragukan apalagi setelah menonton akting Bale dalam THE DARK KNIGHT. Tapi ada satu fakta menarik yang terjadi pada dua film ini. Seperti juga pada THE DARK KNIGHT, Bale dalam film ini kembali kecolongan. Meski namanya dipasang paling atas namun justru Sam Worthington dan Anton Yelchin yang terlihat lebih bersinar.
(kpl/roc)
